Review Samsung Galaxy E7 SM-E700H/DS harga 4 jutaan

Review Samsung Galaxy E7 – Bisa dibilang sebagai smartphone versi ‘mahal’ dari Galaxy E5 yang merupakan generasi sebelumnya, tentunya banyak pembaharuan yang dilakukan dari penawaran Galaxy E7 ini. Sebut saja harware yang tambah apik, fitur multimedia yang komplit hingga sokongan baterai yang makin tahan lama.
 
Bagi Anda yang penasaran dan ingin tau mengenai performa keseluruhan dari Galaxy E7 yang tetap mengusung jargon “Super Slim Design” ini, silakan simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Samsung Galaxy E7 Review: Smartphone Versi Bongsor, Kamera dan Baterai Lebih Apik

1) Desain

Dimensi: 151.3 x 77.2 x 7.3 mm, Berat: 141 gram; Full touchscreen; Tombol power/lock screen, Slot SIM 2/microSD, Slot SIM 1, Lubang mic, Audio jack 3.5mm, Port Micro USB/Charger/Kabel data, Tombol volume.

Rancangan desain smartphone Galaxy E7 ini secara umum sama persis dengan Galaxy E5 maupun lineup “A Series”. Tetap dengan tampilan yang berkelas dan memiliki bodi ramping. Hanya saja, Galaxy E7 memiliki ukuran yang sedikit lebih bongsor dibanding Galaxy E5. Jika dibandingkan dengan produk di seri A, smartphone ini memiliki ukuran bodi yang tak jauh berbeda dengan Galaxy A7.
 
Galaxy E7 memiliki ketebalan bodi sekitar 7,3mm. Meski masih kalah tipis dengan Galaxy A5 maupun Galaxy A7 yang berukuran 6,3mm, namun komposisi dimensi desain yang diusung Galaxy E7 ini tergolong slim loh. Saat pertama kali saya menggenggam ponsel Galaxy E7, struktur desainnya terasa kokoh dan solid.
 
 
Seperti halnya Galaxy E5, smartphone terbaru Samsung ini pun mengusung desain unibodi. Material pembungkus bodi lebih didominasi bahan plastik polycarbonate dengan sedikit aksen logam di bagian lis bodi. Layaknya smartphone unibodi lain, Galaxy E7 pun menempatkan keseluruhan panel kontrol di sekeliling bodi. Mulai dari tombol power/lockscreen, volume, port micro USB, audio jack hingga tray SIM card. Terdapat dua tray untuk menyisipkan kartu SIM di Galaxy E7 yang mana posisinya bersebelahan.
 
 
Paling atas untuk SIM 2 sekaligus kartu microSD, tray bawahnya untuk SIM 1. Permasalahan yang muncul, ketika tray atas menerapkan mekanisme ‘subtitute’ alias bergantian antara kartu SIM dan kartu memori microSD. Artinya, jika Anda ingin menggunakan kartu SIM 2, Anda tidak bisa menyisipkan kartu memori microSD. Begitu pun sebaliknya. Konsep ini sebelumnya juga diterapkan pada Galaxy E5 dan Oppo N3. Hal ini memang cukup merepotkan.
 
Untuk jenis kartu SIM, Galaxy E7 ini menggunakan nano-SIM card untuk di kedua slot SIM. Di bagian depan bodi bagian atas terdapat earpiece, proximity dan ambient light sensor serta kamera depan untuk selfie. Sementara di bagian bawahnya ada tombol home fisik serta dua tombol kapasitif untuk recent app dan back. Di sisi belakang bodi ponsel, Anda akan menjumpai sensor kamera utama, LED flash dan loudspeaker.
 

2) Display

Layar sentuh Super AMOLED, 16 juta warna, 720×1280 pixels, 5.5 inches (~267 ppi pixel density), 10 poin multi touch.

Seperti yang disinggung sebelumnya, Galaxy E7 memiliki bodi yang sedikit lebih bongsor dibanding Galaxy E5. Hal ini untuk mengakomodasi ukuran layar yang memang besar, yakni 5.5 inci. Hanya saja, resolusinya sama dengan Galaxy E5.
 
Hal ini tentu saja membuat kerapatan piksel layar Galaxy E7 agak renggang. Artinya bahwa gambar yang tertampil di layar Galaxy E7 terkesan kurang solid dan rapat daripada tampilan gambar pada Galaxy E5.
 
Seperti halnya Galaxy A5, A7 dan E5, Samsung Galaxy E7 pun menggunakan jenis layar Super AMOLED yang memiliki tingkat kontras yang cukup baik dalam menghasilkan warna. Gambar yang ditampilkan pun jadi terlihat jernih dan jelas, dengan tampilan yang natural.
 
Bahkan, tetap bisa terlihat baik meski digunakan dan langsung bersentuhan dengan sinar matahari. Bahkan juga untuk penggunaan di luar ruangan (outdoor), Galaxy E7 menyediakan opsi khusus untuk pengaturan kejernihan layar secara otomatis, yakni Outdoor Mode.
 
Soal responsifitas dan kenyamanan akses, layar smartphone ini bisa ditelusuri dengan baik dan lancar menggunakan jari. Namun, tidak akan merespon benda lain seperti pensil, bahkan pena stylus.
 
Saat diuji dengan menggunakan aplikasi Multi Touch Tester, smartphone ini mampu mendeteksi 10 titik sentuhan secara bersamaan dengan baik.
 
Pada Galaxy E7 ini, Anda juga bisa menjumpai fitur khas yang sempat jadi unggulan Samsung di jajaran Galaxy lawas, yakni Smart Stay. Di opsi ini, layar akan terus menyala (stay on) selama Anda terus memandang ke layar ponsel.
 

3) OS (Operating System) & UI (User Interface)

TouchWiz UI; Android 4.4.4 KitKat

Layaknya ponsel premium terbaru Samsung lain, Galaxy E7 mengusung platform Android 4.4.4 KitKat yang dikombinasikan dengan TouchWiz yang merupakan custom UI khas besutan vendor asal korea. Alhasil, tampilan keseluruhan hingga struktur menu yang dijumpai di Galaxy E7 akan identik dengan para seniornya tersebut.
 
 
Di halaman utama (homescreen), Anda bakal menjumpai 4 ikon utama seperti phone, message, contacts dan internet yang bisa disesuaikan untuk akses cepat ke menu-menu favorit. Di sebelahnya terdapat ikon all menu/aplikasi. Untuk mempercantik homescreen ponsel, Anda bisa menyisipkan widget, aplikasi, wallpaper dan fitur personalisasi lainnya.
 
Untuk memudahkan pengoperasian, Galaxy E7 juga menawarkan opsi “Easy Mode”. Tampilan dan struktur menu di mode ini akan terlihat simpel dan sederhana, dengan ikon menu yang cukup besar dan mudah diakses. Mode ini sangat cocok digunakan untuk para manula, atau bagi Anda yang tidak ingin ribet dan maunya serba praktis. Di mode ini juga Anda bisa mengatur aplikasi apa saja yang ingin diprioritaskan tampil di jajaran menu utama.
 
Tak hanya itu saja, Galaxy E7 pun masih menyiapkan opsi lainnya untuk memudahkan penggunaan yakni “One Hand Operation”. Anda bisa menyesuaikan ukuran layar dan layout. Ada juga One-handed input untuk mengatur dialing keypad dan Samsung Keyboard, termasuk pattern unlock screen.
 
Ada juga fitur gerakan dan gesture seperti Smart alert, Smart Pause dan sebagainya. Smartphone ini juga sudah dilengkapi dengan mode Privat untuk menyembunyikan file atau fitur tertentu. Ada juga mode pemblokiran, screen mirroring hingga aplikasi Studio (untuk foto).
 
 
Di Galaxy E7, Anda juga bisa memanfaatkan fitur multi windows seperti di Galaxy A3, A5, E5 dan Galaxy Series terbaru untuk menjalankan dua aplikasi secara bersamaan dalam layar terpisah berjajar. Sayangnya, hanya aplikasi tertentu saja yang bisa memanfaatkan fitur ini.

4) Hardware & Benchmark

Prosesor Quad Core 1.2 GHz Cortex-A53, Qualcomm MSM8916 Snapdragon 410, GPU Adreno 306, RAM 2 GB; Memori Internal 16 GB; MicroSD up to 64 GB; Baterai Non-removable Li-Ion 2950 mAh.

Seperti halnya Galaxy E5, smartphone ini juga membenamkan prosesor Quad-core 1.2 GHz Cortex-A53 dengan chipset Qualcomm MSM8916 Snapdragon 410. Hanya saja, kapasitas RAM yang dimiliki Galaxy E7 ini sedikit lebih tinggi yakni 2 GB daripada Galaxy E5 hanya berkapasitas 1,5GB. Otomatis, kinerja keseluruhan di dalam smartphone Galaxy E7 pun akan sedikit lebih tinggi.
 
Skor 20995 untuk Galaxy E7 pada AnTuTu Benchmark.
Saat diuji menggunakan aplikasi Antutu Benchmark, Galaxy E7 mengantongi skor 20955. Jika dibandingkan dengan smartphone lain, posisi Galaxy E7 berada di atas ASUS ZenFone 5 dan Xiaomi Redmi 1S yang masing-masing mendapat skor 19509 dan 19677. Untuk lebih jelasnya, lihat gambar berikut:
 
 
Hal yang sama juga terlihat ketika diuji menggunakan aplikasi Quadrant Standard, Galaxy E7 membukukan nilai 12256 yang mengungguli Galaxy E5 di angka 12241. Selengkapnya lihat gambar berikut:
 
 
Untuk penyimpanan, Galaxy E7 menyediakan storage internal sebesar 16 GB yang harus dibagi-bagi dengan sistem dan sebagainya. Sementara yang tersisa untuk bisa digunakan sekitar 11 GB. Jika dirasa kurang, Anda bisa menyisipkan kartu memori microSD berkapasitas maksimal hingga 64 GB.
 
Di sisi grafis, Galaxy E7 diperkuat dengan Adreno 306 GPU yang mana pada saat diuji menjalankan game 3D maupun memutar video HD bisa berjalan dengan mulus dan lancar. Nggak percaya? Silakan simak video yang diulas oleh FoneArena berikut ini.
 
 
Untuk menopang kinerja ponsel secara keseluruhan, Galaxy E7 mengandalkan dukungan sumber power dari baterai Li-Ion berkapasitas 2950 mAh. Hanya saja, karena menerapkan konsep unibodi, maka baterai smartphone Galaxy E7 menyatu dengan ponsel dan tak bisa dilepas dengan mudah.
 
Kapasitas baterai yang dimiliki Galaxy E7 lebih besar dibanding Galaxy E5. Alhasil, performanya sedikit lebih baik dan tahan lama. Terlebih, Galaxy E7 juga menyediakan manajemen power yang lumayan baik. Anda bisa memanfaatkan mode “Ultra Power Saving” untuk menghemat konsumsi baterai di Galaxy E7, agar bisa standby lebih lama.
 
Hanya saja, layout interface akan menjadi ‘aneh’ untuk sebagian orang, karena hanya menampilkan beberapa aplikasi/fitur utama, menyesuaikan mode penghematan baterai tersebut. Ketika kami mengaktifkan mode Ultra Power Saving ini dalam kondisi baterai tinggal 50%, informasi yang tertampil pada ponsel menunjukkan bahwa ponsel bisa standby hingga 7 hari lebih.

5) Kamera

13 MP, 4128 x 3096 pixels, autofocus, LED flash, Geo-tagging, touch focus, face detection, panorama, HDR, Video recording 1080p@30fps; 5 MP kamera depan, Video recording 1080p@30fps.

Dari sektor kamera, Galaxy E7 sejajar dengan Galaxy A Series seperti Galaxy A5 dan Galaxy A7. Jika dibandingkan dengan Galaxy E5, tentu saja Galaxy E7 setingkat di atasnya. Hal ini memang sesuai dengan harga yang dibanderol dan segmentasinya.
 
 
Kamera utamanya berkekuatan 13 MP dengan interface yang menyatu antara kamera dan video. Cukup user friendly layaknya Galaxy Series terbaru Samsung. Anda juga bisa menemukan beragam pengaturan kamera dengan mudah, termasuk beberapa mode utama kamera yang bisa dimanfaatkan untuk membuat hasil foto lebih maksimal.
 
Selain mode standar 4:3, kamera smartphone ini juga bisa memotret dalam mode lebih luas yakni 16:9. Untuk di sektor depan, kamera sekundernya beresolusi 5 MP yang masih sama dengan Galaxy Series sebelumnya. Kamera yang disematkan pada smartphone ini memang cukup memuaskan penggemar selfie apalagi didukung dengan wide selfie mode.
 
Anda juga bisa memanfaatkan fungsi Palm Selfie untuk menjepret foto selfie. Mode ini memanfaatkan sensor telapak tangan saat ingin menjepret selfie, seperti yang terlihat pada gambar berikut.
 
 
Samsung Galaxy E7 tidak dibekali tombol shutter fisik khusus. Sebagai gantinya, Anda bisa memanfaatkan layar sentuh (touch capture) atau menggunakan tombol volume yang dapat diatur di menu setting kamera.
 
Selain foto, kamera Samsung Galaxy E7 pun bisa dimanfaatkan untuk merekam video full HD 1080@30fps. Hasil rekaman videonya pun cukup bagus dan mulus. Selagi merekam video, Amda juga tetap bisa sekaligus menjepret foto.

6) Koneksivitas

Samsung Galaxy E7 tidak didukung jaringan 4G LTE. Meski begitu, sarana koneksi lain yang dimilikinya tergolong komplit. Untuk akses internet saja sih bisa menggunakan jalur HSPA dengan kecepatan download hingga 42.2 Mbps, dan kecepatan upload mencapai 5.76 Mbps.
 
Menariknya, kedua slot SIM card yang tersedia di smartphone ini mendukung jaringan HSPA. Namun, pemanfaatannya pun harus bergantian alias tidak bisa digunakan secara bersamaan. Artinya, jika slot SIM 1 menggunakan jalur HSPA, maka slot SIM 2 hanya bisa 2G saja. Repotnya lagi, karena tray SIM 2 sama dengan kartu memori microSD, jadi penggunaannya harus bergantian.
 
Selain itu, fungsi Dual SIM pada Galaxy E7 ini pun mendukung mode Dual On. Artinya, Anda bisa pula menerima panggilan telepon ke nomor yang ada di SIM 2 meski sedang melakukan panggilan dari SIM 1. Namun, Anda terlebih dulu harus mengaktifkan mode “Dual SIM Always On” yang ada di menu pengaturan ponsel.
 
Tidak seperti kebanyakan smartphone 3G/HSPA merek lain saat ini yang hanya menyediakan video chat, di Galaxy E7 jalur 3G bisa dimanfaatkan untuk menikmati fitur video call. Anda bisa langsung mengakses fitur ini di mode telepon dengan menekan tombol video call. Namun, fitur ini hanya bisa berjalan jika ponsel yang ditelepon juga memiliki fungsi video call juga, termasuk operator yang digunakan pun harus menyediakan layanan yang sama.
 
Untuk sarana koneksi lain, Galaxy E7 telah menyiapkan WiFi, WiFi Tethering, Bluetooth v4.0 dan juga kabel data micro USB yang sekaligus berfungsi untuk charger. Sayangnya, USB di Galaxy E7 tidak mendukung fungsi On The Go (USB OTG). Jadi, Anda tidak bisa membaca memori eksternal/flashdisk di smartphone ini.
 
Minus lain di sarana koneksi Galaxy adalah tidak adanya NFC. Padahal, beberapa smartphone sejenis di rentang harga yang sama bahkan lebih murah sudah banyak yang memilikinya. Memang sih, manfaat dari NFC sendiri di Indonesia masih belum begitu maksimal, terlebih untuk fungsi layaknya di beberapa negara lain. Meski begitu, NFC banyak diaplikasikan pada smartphone premium lain untuk sinkronisasi ke perangkat seperti speaker portable, smart TV hingga SmartWatch.
 
Untuk internet-an, Samsung Galaxy E7 menyediakan browser bawaan Samsung dan juga Google Chrome. Tinggal pilih saja mana yang lebih Anda sukai.
 
 
Kami juga telah menguji performa browser milik Galaxy E7 menggunakan aplikasi Vellamo Mobile Benchmark dengan skor 1640. Artinya, masih cukup baik dan lancar saat membuka halaman web. Namun, agak tersendat saat membuka situs yang banyak menampilkan format flash player.

7) Multimedia

TouchWiz Music Player, Play Music Google, SoundAlive Equalizer, Radio FM, video player.

Untuk pecinta multimedia, Samsung Galaxy E7 mengakomodasinya dengan baik. Mulai dari keberadaan TouchWiz music player dan Play Music buatan Google, yang didukung interface sertafitur tambahan lengkap, hingga beberapa sarana hiburan khas besutan Samsung.
 
Soal audio, dukungan SoundAlive equalizer preset menambah kekuatan sektor musik. Anda bisa mengatur keseimbangan antara Treble dan Bass, Vocal dan Instrumental. Anda bisa juga menambahkan efek seperti 3D, Bass dan Clarity.
 
Tak seperti beberapa smartphone premium yang ada di pasaran, Galaxy E7 juga menghadirkan radio FM sebagai sarana hiburan alternatif. Untuk mengaktifkannya, Anda harus menancapkan headset yang telah tersedia dalam paket penjualannya. Menariknya, radio FM di Galaxy E7 ini dibekali fitur perekam siaran (FM Recorder). Jadi, Anda tak perlu khawatir kelewat pada siaran favorit.
 
Untuk pemutar video, Galaxy E7 menghadirkan player bawaan yang mendukung format film full HD 1080p. Hanya saja, tak semua format file video bisa dijalankan dengan lancar. Solusinya, Anda bisa menambahkan player video pihak ketiga dari Play Store.

8) Kelebihan & Kekurangan

(+) Kelebihan Samsung Galaxy E7:

  • Kamera 13 MP, kamera depan 5 MP.
  • Desain tipis (slim) dan premium.
  • Dual SIM dual Standby.
  • Layar 5.5 inci Super AMOLED.

(-) Kekurangan Samsung Galaxy E7:

  • Slot SIM 2 menyatu dengan microSD (penggunaannya bergantian).
  • Tidak ada koneksi NFC.
  • Tidak mendukung jaringan 4G LTE.

9) Harga

Setelah meninjau seluruh spesifikasi yang ada pada smartphone ini, maka harga Samsung Galaxy E7 dibanderol berkisar Rp 4.299.999,-.
 
Pantas saja smartphone premium ini dibanderol seharga 4 jutaan, karena spesifikasi yang diusung oleh Samsung pada smartphone terbarunya ini tidak main-main dan tergolong canggih di kelasnya.

10) Kesimpulan

 
Samsung Galaxy E7 merupakan versi lain dari Galaxy E5 yang menyasar kelas lebih tinggi. Banderolan harganya pun sedikit di atas ‘kembarannya’ tersebut. Wajar jika smartphone ini pun membawa beberapa keunggulan, seperti performa hardware yang lebih baik, kualitas kamera utama yang sangat apik baik untuk foto maupun merekam video.
 
Bagi pecinta selfie, kamera depan Galaxy E7 ini pun cukup bisa diandalkan. Bagi yang selalu online, sokongan sumber power dan manajemen baterai yang diusung Galaxy E7 pun patut diacungi jempol.
 
Layaknya sebuah produk, ada sisi baik dan ada pula sisi yang kurang baik. Di Galaxy E7 ini misalnya, di mana penggunaan konsep SIM tray yang menyatu antara SIM 2 dan kartu memori microSD, setidaknya akan merepotkan pengguna yang mengharapkan kemampuan Dual SIM, namun sisi lain membutuhkan tambahan memori ekspansi.
 
Satu lagi, Anda yang mengharapkan koneksi data super cepat di jaringan 4G LTE, jangan berharap menemukannya di Samsung Galaxy E7 ini. Meskipun begitu, Samsung telah menyiagakan versi lain dari Galaxy E7 dengan sokongan 4G LTE loh. Namun, saat ini belum tersedia di pasaran Indonesia.
 
Nah, dari semua ulasan yang kami paparkan di atas, apakah keinginan Anda untuk tetap memiliki Samsung Galaxy E7 sebagai smartphone kesayangan? Jika IYA, kami punya referensi online shop terpercaya di Lazada Indonesia yang menawarkan smartphone Samsung Galaxy E7 dalam dua varian, yakni hitam dan putih dengan harga Rp 4.277.000,- setelah didiskon sebesar 13%.
 
Apabila Anda ingin berbelanja secara online dengan mudah dan praktis di Lazada Indonesia, silakan kunjungi: Samsung Galaxy E7 Hitam & Samsung Galaxy E7 Putih.
 
http://ho.lazada.co.id/SHA9kw
 
Demikian artikel Review Samsung Galaxy E7 SM-E700H/DS harga 4 jutaan. Sebaiknya anda membaca ini sebelum membeli supaya cocok dengan apa yang kamu cari.
Review Samsung Galaxy E7 SM-E700H/DS harga 4 jutaan | admin | 4.5